Menggunakan Domain CO.CC untuk Google Apps

Posted in Uncategorized on November 22, 2010 by keycenk


Jika saya perhatikan, sudah banyak yang menggunakan domain .co.cc untuk pengalamatan website atau blog yang dimiliki. Sebagian diantaranya sudah menggunakan pula untuk alamat email dengan menggunakan layanan Google Apps. Memang bagus fasilitas yang diberikan oleh co.cc, pengguna dapat memiliki domain (tepatnya subdomain) secara gratis (banyak juga yang harus bayar) yang diperlengkapi layanan pengaturan Domain Name System (DNS) yang memungkinkan pengguna memanfaatkan domain yang diperoleh sesuai kebutuhannya.

Tulisan ini akan memaparkan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk memanfaatkan domain .co.cc untuk Google Apps terutama agar dapat menggunakannya sebagai alamat email, misalnya saja untuk domain keycenk.co.cc yang didaftarkan akan dibuatkan email kipli@keycenk.co.cc. Jadi, tanpa mempunyai atau berniat membuat website atau blog, kita pun dapat menggunakannya. Ke depannya, domain tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk penggunaan lainnya.

Langkah pertama: Masuk ke website CO.CC (link ini merupakan link afiliasi saya), dan pada halaman depan tersebut, Anda akan mendapati kotak pengecekan domain. Masukkan nama yang diinginkan, kemudian klik Check Availability. Jika sudah tidak tersedia, Anda dapat mengulanginya kembali.

Jika suatu domain masih tersedia, maka akan nampak seperti gambar di samping. Jika Anda tidak berniat untuk membayar nama domain yang mungkin tersedia tapi oleh Co.cc dijual, pastikan bahwa untuk nama domain tersebut tertulis Free. Jika tersedia, tetapi diharuskan membayar jumlah tertentu, Anda dapat mengulangi dengan memasukkan nama domain yang lain pada kotak pengecekan di bawahnya, kecuali memang Anda bersedia untuk membayarnya. Jika sudah, klik Continue to registration.

Halaman berikutnya adalah halaman login. Jika sudah mempunyai account di Co.cc, Anda dapat langsung login. Jika belum, klik link Create an account now, dan langkah berikutnya adalah memasukkan nama, alamat email, password, dan identitas Anda lainnya.

Setelah login atau melakukan pendaftaran account tersebut, maka selanjutnya Anda akan dihadapkan pada halaman informasi bahwa domain baru tersebut sudah didaftarkan untuk Anda, dan Anda diberi waktu 48 jam untuk melakukan setup domain tersebut atau pendaftaran domain akan dibatalkan. Jadi, di sini Anda klik tombol Set up.

Setelah masuk halaman setup domain di Co.cc, biarkan halaman tersebut tetap terbuka. Anda buka jendela atau tab baru browser dan masuk ke halaman pendaftaran account standar Google Apps dengan klik di sini.

Pada halaman tersebut klik pada pilihan Administrator: I own or control this domain, selanjutnya masukkan nama domain .co.cc yang sebelumnya didaftarkan dilanjutkan klik tombol Get Started.

Pada halaman berikutnya, masukkan semua informasi yang diminta seperti nama, alamat email, telepon, termasuk juga di sini adalah jumlah pengguna yang akan memanfaatkan account Google Apps untuk nama domain yang didaftarkan (Number of users). Masukkan jumlah secukupnya untuk keperluan Anda. Untuk keperluan pembuatan alamat email untuk setiap anggota komunitas misalnya, mungkin Anda dapat memasukkan jumlah yang banyak, tapi jika hanya sekedar keperluan pribadi, jumlah 10 mungkin sudah cukup. Saya sendiri tidak tahu apakah saat ini Goolgle menerapkan pembatasan jumlah user seperti awal Google Apps atau tidak. Ketika mendaftarkan namague.co.cc yang saya jadikan contoh di sini, saya memasukkan jumlah 500 (beda dengan yang tercantum pada layar) dan jumlah tersebut langsung dikabulkan. Setelah semua informasi yang diperlukan telah diinput, klik tombol Continue.

Selanjutnya adalah pembuatan account Administrator untuk domain yang didaftarkan tersebut. Di sini kita memasukkan username dan password untuk account administrator tersebut. Account administrator ini nantinya akan digunakan untuk keperluan pengaturan segala layanan Google Apps terkait domain yang didaftarkan termasuk yang berhak untuk menambahkan user-user lain. Di sini juga akan ditampilkan Terms and Conditions yang harus disetujui jika ingin menggunakan layanan Google Apps. Selanjutnya klik tombol I accept. Continue with set up.

Selanjutnya Anda akan masuk ke halaman Dashboard Google Apps untuk domain Anda. Untuk selanjutnya halaman ini dapat Anda akses melalui alamat https://www.google.com/a/<nama_domain> misalnya untuk domain namague.co.cc menjadi https://www.google.com/a/namague.co.cc. Hal yang perlu dilakukan saat ini adalah melakukan set up, dan yang pertama adalah melakukan verifikasi kepemilikan domain.

 

Untuk itu, klik pada link Verify domain ownership seperti nampak pada gambar di atas.

Selanjutnya Anda akan masuk ke halaman verifikasi kepemilikan domain. Ada dua metode yang dapat dipilih, tapi untuk keperluan penggunaan dengan domain Co.cc, di sini kita memilih cara Change your CNAME record. Di sini Anda diberikan petunjuk bagaimana untuk melakukan verifikasi dengan metode tersebut. Yang perlu diperhatikan adalah nama CNAME yang harus dibuat seperti pada point 2 yang saya seleksi seperti yang nampak pada ganbar di atas. Untuk memudahkan langkah selanjutnya, Anda seleksi nama CNAME tersebut dan copy.

Dengan membiarkan halaman setup Google Apps tetap terbuka dan tanpa mengklik tombol Verify terlebih dahulu, Anda kembali ke halaman setup domain Co.cc yang sebelumnya Anda tinggalkan dalam keadaan terbuka untuk membuat CNAME record. Untuk penggunaan ini kita klik pilihan 2 yaitu Zone Records. Selanjutnya anda paste nama CNAME yang harus dibuat yang sebelumnya Anda copy dari petunjuk di halaman Google Apps pada isian Host diikuti nama domain co.cc. Untuk domain namague.co.cc misalnya yang dimasukkan adalah googleb03d2b040199e393.namague.co.cc. Untuk Type/Pri pilih CNAME, dan untuk Value masukkan google.com. Selanjutnya klik tombol Add Record.

Kembali ke halaman setup di Google Apps, sekarang Anda dapat klik tombol Verify. Selanjutnya Anda akan kembali ke halaman Dashboard dan mendapat informasi bahwa sedang dilakukan pengecekan kepemilikan domain dan ini dapat memakan waktu sampai 48 jam. Berdasarkan pengalaman saya, waktu yang diperlukan tidak selama itu. Sambil menunggu, kita lanjutkan langkah yang dapat dilakukan berikutnya yaitu aktivasi email dengan mengklik link Activate email pada bagian Service setting di Dashboard.

Pada halaman berikutnya, Anda akan diberikan petunjuk untuk membuat MX record untuk domain tersebut yang dapat dilakukan pada pengaturan domain yang dimiliki, dalam hal ini ada di Co.cc. Di sini diberikan tabel berisi daftar MX server Address beserta nilai prioritasnya yang harus dimasukkan sebagai MX record. Harus diperhatikan bahwa urutan prioritas di sini sudah diatur oleh Google, dan kita tidak diperkenankan mengubah urutan prioritas antar server. Jika harus mengubah nilai ini, maka harus tetap menjaga urutan prioritas yang diberikan.

Sebelum mengklik tombol yang ada, langkah selanjutnya adalah kembali ke halaman pengaturan domain Co.cc.

Pada halaman pengaturan domain, kita akan menambahkan MX record dan prioritasnya sesuai yang diberikan oleh Google di atas. Untuk masing-masing record caranya sama. Untuk Host, masukan nama domain Anda, misalnya namague.co.cc. Untuk Type/Pri pilih MX dan Priority diisi sesuai yang diberikan Google di atas, misalnya 10. Untuk Value masukkan MX server address-nya, misalnya ASPMX.L.GOOGLE.COM. Kemudian klik tombol Add Record. Lakukan hal yang sama untuk record-record yang lain sampai selesai.

Jika sudah, kembali ke halaman Google Apps dan klik tombol I have completed these steps dan Anda akan dibawa kembali ke Dashboard Google Apps.

Selanjutnya, pada Dasboard bagian Service settings, klik pada link Email. Pada halaman berikutnya, klik link Change URL. Pada halaman berikutnya, Anda dapat memilih untuk mengubah alamat akses email yang mungkin akan memudahkan pengguna mengingat alamat login ke email. Di sini misalnya untuk domain namague.co.cc dibuatkan alamat akses http://mail.keycenk.co.cc. Jika tidak dibuatkan, maka alamat untuk mengakses hanya http://mail.google.com/a/keycenk.co.cc. Jika sudah, klik Continue.

Selanjutnya, Anda akan mendapati petunjuk untuk menambahkan CNAME record untuk pengalamatan akses email tersebut. Perhatikan pada point ke-3 dan ke-4.

Selanjutnya Anda kembali ke pengaturan domain Co.cc untuk menambahkan CNAME record ini dengan cara yang sama ketika menambahkan CNAME record pada saat verifikasi kepemilikan domain.

Di halaman pengaturan domain co.cc, masukkan alamat akses email pada bagian Host, misalnya mail.keycenk.co.cc. Pada Type/Pri pilih CNAME dan untuk Value masukkan apa yang diberikan Google pada point ke-4 di atas, misalnya ghs.google.com. Selanjutnya klik Add record. Kembali ke halaman Google Apps, klik tombol I’ve completed these steps. Hal yang sama dapat diterapkan pula untuk mengubah alamat layanan lain yang diberikan Google Apps.

Ketika kembali ke Dashboard, Anda perhatikan status masing-masing service yang Ada terutama Email. Kemungkinan pada saat ini statusnya masih Updating.. Diperlukan waktu untuk proses ini. Meskipu tertulis sekitar 1 jam, tapi bisa saja lebih dari itu. Jika Anda menggunakan jasa warnet dan tidak ada keperluan lain, sebaiknya tinggalkan dulu termasuk halaman pengaturan domain Co.cc, karena langkah-langkah setup sudah selesai, tinggal menunggu saat dapat digunakan.

Ketika proses selesai, Anda dapat mencobanya dengan mengakses http://mail.<nama-domain>, dan jika sudah bisa, dapat dipastikan Anda sudah dapat menggunakannya.

 

Anda dapat memastikan dengan mencobanya untuk mengirim email ke alamat lain dan sebaliknya, atau juga untuk menggunakan Google talk atau Google Chat atau layanan lainnya. Tambahkan juga teman-teman atau anggota keluarga lain yang akan dimasukkan sebagai user untuk domain tersebut.

Selamat mencoba, jangan lupa menyampaikan cara ini ke teman-teman Anda, siapa tahu mereka juga ingin membuat alamat email dengan domain yang “tidak umum” :)

Panduan konfigurasi router Cisco

Posted in Cisco on Juli 13, 2009 by keycenk

13 July 2009
Dalam Kategori: Cisco

Pada artikel ini kami menyediakan sebuah dokumen dari sifat dan referensi ke Cisco router konfigurasi.

1. Pendahuluan

Ada beberapa metode yang dapat anda mengkonfigurasi Cisco router. Dapat dilakukan pada jaringan dari server TFTP, dapat dilakukan melalui menu yang disediakan bila Anda mulai atau dapat dilakukan dari menu yang disediakan dengan menggunakan perintah setup. Namun, dalam petunjuk tidak memperkenalkan metode ini. Hanya memperkenalkan ios konfigurasi dari perintah baris. Namun, instruksi akan sangat berguna bagi siapa saja yang juga router’s ios dan CCNA studi.

Perlu diketahui bahwa dalam buku petunjuk ini tidak akan dirujuk ke fisik sambungan dari router ke jaringan yang akan melakukan routing tapi memperkenalkan sistem konfigurasi.

Alasan penggunaan perintah baris

Alasan utama untuk menggunakan baris perintah, bukan kontrol antarmuka melalui menu memungkinkan pelaksanaan lebih cepat bila Anda berinvestasi adalah waktu untuk penelitian perintah, Anda dapat melakukan banyak operasi cepat selain menggunakan menu. Ini membuat keuntungan untuk menggunakan baris perintah dari menu. Apa itu juga dibuat khusus untuk secara efektif penelitian antarmuka baris perintah dari Cisco ios yang merupakan standar untuk semua router Cisco. Tambahkan ke bahwa beberapa pertanyaan di ujian CCNA memerlukan Anda untuk mengetahui tentang perintah ini.

2. Dimulai dengan Cisco

Anda bisa mulai mengkonfigurasi router dari perangkat akhir. Jika router telah dikonfigurasi dan memiliki minimal satu port dikonfigurasi dengan alamat IP yang akan memiliki sambungan fisik ke jaringan, di mana Anda dapat telnet ke router dan konfigurasi pada jaringan. Jika belum dikonfigurasi, anda perlu terhubung langsung ke sebuah router perangkat akhir dan kabel serial. Komputer untuk Windows, Anda dapat menggunakan Hyperterminal untuk melakukan koneksi dengan mudah ke router. Hubungkan kabel serial ke port COM pada komputer Anda dan konektor ujung yang lain ke port pada router. Memulai Hyperterminal, yang port COM yang digunakan dan memungkinkan OK. Mengatur kecepatan koneksi adalah 9600 baud ukuran dan OK. Jika router belum diturunkan, mohon diizinkan untuk pakan.

Jika anda ingin mengkonfigurasi router dari komputer Linux, harus Seyon atau minicom, maka setidaknya satu dari mereka, keduanya dapat disertai oleh distribusi Linux Anda.

Biasanya Anda perlu terbaik tombol Enter untuk melihat dari prompt router. Jika belum dikonfigurasi maka anda akan lihat sebagai berikut:

Router>

Jika sebelumnya telah dikonfigurasi dengan host, maka Anda akan menemukan:

hostname dari router>

Jika Anda memiliki router, setelah booting akan menanyakan apakah Anda ingin memulai konfigurasi dari awal atau tidak. Silahkan menolak terbaik. Jika Anda setuju akan membawa Anda ke menu. Karena itu, pilih.

Modus

Command line interface dari Cisco ios diadakan oleh gagasan dari mode (mode). Anda bergerak di dalam dan luar sedikit berbeda dalam modus konfigurasi router, apa yang Anda sedang dalam modus akan menentukan perintah yang dapat anda gunakan. Setiap modus memiliki sekumpulan perintah yang tersedia untuk itu, beberapa perintah hanya tersedia dalam mode. Dalam mode apa pun yang Anda pilih, yang dnahs oleh sebuah titik akan menampilkan daftar perintah yang tersedia dalam modus.

Router>?

Modus tidak privilege dan hak istimewa

Saat pertama kali terhubung ke router dan memberikan password (jika perlu), anda akan di Exec, hal pertama anda dapat menggunakan perintah dari baris perintah. Dari sini, Anda bisa menggunakan perintah ping sebagai tidak ada hak istimewa, telnet, dan rlogin. Dapat digunakan untuk menampilkan sistem informasi. Dalam mode privilege, anda dapat menggunakan perintah untuk menampilkan versi menampilkan versi ios router yang sedang berjalan. It show? akan menampilkan semua perintah yang tersedia dalam modus bahwa Anda hadir.

Router> show?

Anda perlu privilege mode untuk mengkonfigurasi router ke komputer Anda. Untuk melakukannya dengan menggunakan perintah memungkinkan. Yang biasanya hak dilindungi sandi kecuali router belum dikonfigurasi. Anda dapat memilih tidak melindungi hak password tetapi mereka semua harus menetapkan sandi agar aman. Bila mengaktifkan perintah dan memberikan password, Anda akan ke privilege.

Untuk membantu pengguna melacak waktu they’re in, diminta oleh perintah baris perintah akan berubah setiap kali Anda mengunjungi berbagai modus. Bila Anda beralih dari modus tidak privilege ke privilege mode prompt akan berubah dari:

Router>

Kota

Router #

Hal ini tidak diperlukan jika hanya dua mode. Namun, dalam prakteknya, dengan banyak fitur yang diperlukan. Anda juga perlu memperhatikan mengingatkan setiap saat.

Di dalam hak yang banyak kecil. Bila Anda mengunjungi hak (atau mungkin disebut ayah – orang tua), akan berakhir dengan prompt (#). Ada banyak cara yang hanya memiliki hak istimewa untuk menjadi siaga. Setiap salah satu modus ini telah diminta formulir di bawah ini:

Router (argumen) #

Mereka masih dengan selesai (#) dan kontribusinya ke privilege mode. Banyak dari anak-anak dalam mode itu sendiri. Bila Anda mengunjungi hak istimewa, Anda dapat mengakses semua informasi konfigurasi serta memberikan pilihan yang ios, baik secara langsung dari ayah atau salah satu cara itu.

3. Konfigurasi router cisco

Jika Anda mengaktifkan router, ia tidak akan dikonfigurasi. Jika sudah dikonfigurasi, Anda dapat melihat konfigurasi itu. Meskipun belum dikonfigurasikan sebelumnya, Anda juga dapat memanfaatkan acara dalam rangka sebelum mulai mengkonfigurasi router. Untuk hak istimewa oleh modus perintah memungkinkan, maka bermain menampilkan beberapa perintah untuk melihat apa yang mereka tunjukkan. Ingat, perintah menunjukkan? akan menampilkan semua perintah yang tersedia pada saat ini. Coba perintah berikut:

Router # show interface
Router # show ip protokol
Router # show ip route
Router # show ip ARP

Bila menggunakan modus privilege mengaktifkan perintah, maka anda berada di atas level privilege modus, dalam dokumen ini dikenal sebagai “ayah – orang tua.” Ini merupakan mode, Anda dapat menampilkan banyak informasi tentang router. Seperti yang Anda ketahui, Anda bisa menunjukkan kepada perintah. Di sini Anda dapat melihat konfigurasi antarmuka. Dapat menampilkan IP protokol digunakan sebagai apapun, seperti routing dinamis. Anda dapat melihat rute dan routing ARP dan sejumlah pilihan penting lainnya.

Ketika router konfigurasi, Anda akan berada dalam modus untuk menetapkan pilihan, kemudian kembali ke modus induk untuk menampilkan hasilnya. Anda juga akan kembali ke orang tua yang lainnya. Untuk kembali ke ayah, Anda hanya menekan ctrl-z. Perintah ini akan Anda lakukan hanya bermain efek dan membawa Anda kembali ke ayah.

Konfigurasi global

Untuk mengkonfigurasi semua fitur dari setiap router, Anda harus mengkonfigurasi modus. Ini adalah anak pertama dari ayah. Dalam ayah, Anda mengembangkan perintah konfigurasi.

Router # config
Router (config) #

Seperti yang dibuktikan di atas, akan meminta perubahan untuk menunjukkan bahwa Anda berada di modus saat ini.

Dalam modus konfigurasi, Anda dapat mengatur pilihan digunakan untuk seluruh sistem, alluded sebagai konfigurasi global. Misalnya, nama router sehingga Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi itu. Anda bisa di konfigurasi dengan perintah hostname.

Router (config) # hostname ExampleName
ExampleName (config) #

Seperti yang dibuktikan di atas, jika Anda menetapkan nama host hostname perintah, prompt langsung oleh perubahan mengganti Router ExampleName. (Catatan: nama router dalam program yang disusun nama).

Beberapa perintah penting lainnya dari modus perintah konfigurasi adalah untuk menentukan server DNS untuk menggunakan router:

ExampleName (config) # ip name-server aa.bb.cc.dd
ExampleName (config) # ctrl-Z
ExampleName #

Ini adalah tempat untuk menetapkan password untuk privilege mode.

ExampleName (config) # mengaktifkan rahasia examplepassword
ExampleName (config) # ctrl-Z
ExampleName #

Sampai Anda menekan Ctrl-Z (atau keluar sampai Anda pergi ke ayah) perintah Anda seharusnya tidak terpengaruh. Anda dapat memasukkan modus konfigurasi, memutar beberapa perintah, kemudian tekan Ctrl-Z untuk mengaktifkannya. Setiap kali Anda menekan Ctrl-Z, Anda akan kembali ke prompt dan ayah:

ExampleName #

Disini Anda gunakan untuk menilai menunjukkan hasil perintah yang tersedia dalam konfigurasi. Untuk menilai hasil perintah ip name-server, perintah menunjukkan host.

Konfigurasi antarmuka

Nama Cisco interface sangat sederhana. Antarmuka yang unik untuk proses ini oleh:

jenis media slot # / port #

“Media jenis” adalah jenis peralatan memiliki antarmuka, seperti Ethernet, Token Ring, FDDI, serial, … ‘s slot hanya dengan router yang sesuai untuk menyediakan slot sehingga Anda dapat menginstal Modul. Modul yang mencakup beberapa port untuk perangkat yang tersedia. Serie 7200 adalah sebuah contoh. Modul yang, panas. Anda dapat menghapus Modul yang keluar dari slot dan menggantikannya dengan Modul yang tidak memerlukan sambungan ke layanan yang diberikan oleh Modul lainnya diinstal di router. Slot adalah nomor pada router.

Nomor port berdasarkan referensi ke port lainnya di Modul. Nomor dilakukan dari kiri ke kanan dan mereka semua mulai dari 0, bukan angka.

Sebagai contoh, sebuah router Cisco 7206 serie 7200 6 slot. Untuk lihat sebagai sebuah antarmuka Modul ketiga Ethernet terinstal di keenam slot, maka akan menjadi 6 / 2. Oleh karena itu, untuk menampilkan konfigurasi, Anda perlu menggunakan perintah:

ExampleName # menunjukkan antarmuka ethernet 6 / 2

Jika router tidak ada slot, seperti pada 1600, merupakan satu-satunya nama termasuk:

jenis media port #

Sebagai contoh:

ExampleName # menampilkan interface serial 0

Ini adalah contoh dari konfigurasi sebuah port serial dengan alamat IP:

ExampleName # config
ExampleName (config) # interface serial 1 / 1
ExampleName (config-if) # ip address 192.168.155.2 255.255.255.0
ExampleName (config-if) # no shutdown
ExampleName (config-if) # ctrl-Z
ExampleName #

Maka konfigurasi:

ExampleName # menampilkan interface serial 1 / 1

Catatan pada perintah no shutdown. Sebuah antarmuka dapat dikonfigurasi dengan benar dan koneksi fisik, tapi masih mengalami masalah. Dalam status ini tidak akan bekerja. Perintah penyebab kesalahan ini adalah shutdown.

ExampleName (config) # interface serial 1 / 1
ExampleName (config-if) # shutdown
ExampleName (config-if) # ctrl-Z
ExampleName # menampilkan interface serial 1 / 1

Dalam Cisco ios, pulau atau menghapus hasil untuk setiap pesanan yang ditempatkan di depan itu. Misalnya, jika Anda ingin membatalkan diberikan alamat IP yang diberikan ke interface serial 1 / 1:

ExampleName (config) # interface serail 1 / 1
ExampleName (config-if) # no ip address 192.168.155.2 255.255.255.0
ExampleName (config-if) ctrl-Z
ExampleName # menampilkan interface serial 1 / 1

Konfigurasi paling antarmuka untuk sambungan LAN mungkin hanya terdiri dari jaringan lapisan menugaskan alamat dan memastikan bahwa antarmuka tidak shutdown. Sering tanpa peraturan yang Keranjang link data. Catatan yang sering perlu peraturan yang Keranjang link kompatibilitas data, seperti frame-relay dan ATM. The serial interface standar untuk menggunakan HDLC. Tetapi dalam diskusi tentang link data di luar lingkup dokumen ini. Anda harus melihat ios perintah encapsulation untuk informasi lebih lanjut.

Konfigurasi dan routing

IP routing dihidupkan dalam sepenuhnya otomatis pada router Cisco. Jika telah dinonaktifkan sejak sebelum pada router, anda dapat mengaktifkan kembali dalam mode konfigurasi dengan perintah ip routing.

ExampleName (config) # ip routing
ExampleName (config) # ctrl-Z

Ada dua cara utama router tahu di mana paket-paket dikirim. Administrator dapat menetapkan rute statis atau statis Rute router dapat mempelajari tentang rute menggunakan routing protocol, routing protocol yang dinamis.

Saat ini, metode static routing pada umumnya sering digunakan pada jaringan yang sederhana atau dalam kasus di mana wajib perlu menggunakannya. Untuk membuat statis online, administrator hanya perlu agar sistem jaringan lalu lintas berencana ke alamat jaringan kelas tertentu yang harus dialihkan ke jaringan lapisan alamat tertentu seperti . Dalam Cisco ios, hal ini dilakukan dengan perintah ip route.

ExampleName # config
ExampleName (config) # ip route 172.16.0.0 255.255.255.0 192.168.150.1
ExampleName (config) # ctrl-Z
# Ip ExampleName menunjukkan rute

Ada dua hal yang perlu berkata dalam contoh ini. Yang pertama adalah tujuan yang harus berisi alamat subnet mask untuk tujuan jaringan. Kedua kirimkan ke alamat meneruskan ke alamat yang ditentukan oleh router berikutnya di sepanjang jalan ke tempat tujuan. Ini adalah cara paling umum untuk mendirikan sebuah rute statik. Namun ada juga beberapa metode lainnya.

Protokol rute, yang berjalan di router yang terhubung, sehingga router ini untuk berbagi informasi routing. Memungkinkan router mengetahui rute yang tersedia bagi mereka. Kelebihan dari metode ini adalah router dapat menyesuaikan perubahan ke jaringan Topo. Jika fisik baris akan dihapus atau router sampingnya dekat akan menghadapi masalah, routing protokol yang akan mencari rute baru. Routing protokol dapat memilih rute yang dapat berdasarkan variabel seperti jaringan kongesti atau kemampuan untuk keandalan jaringan.

Ada banyak rute protokol yang berbeda, mereka semua adalah menggunakan variabel yang sesuai untuk menentukan rute. Namun, yang perlu menjalankan router yang sama rute sebagai router dari dekat. Meskipun begitu banyak router dapat menjalankan beberapa protokol. Selain itu, banyak protokol dirancang untuk dapat ditransfer ke informasi routing ke routing protocol lainnya. Hal ini disebut distributor lagi. Di sini kami memperkenalkan sebuah perintah ios kembali sehingga Anda dapat penelitian jika diperlukan.

The routing protokol adalah topik yang rumit dan dokumen ini hanya mencakup gambaran yang dilemparkan. Anda dapat mempelajari lebih lanjut dari berbagai sumber daya lainnya, yang ideal yang kami perkenalkan kepada anda tentang topik ini di sini adalah Cisco website, http://www.cisco.com.

Dokumen ini menjelaskan konfigurasi Routing Informasi Protocol (RIP) pada router Cisco. Dari baris perintah, kita harus dalam rangka untuk router menggunakannya dan apa yang akan protokol jaringan untuk rute.

ExampleName # config
ExampleName (config) # router rip
ExampleName (config-router) # aa.bb.cc.dd jaringan
ExampleName (config-router) # ee.ff.gg.hh jaringan
ExampleName (config-router) # ctrl-Z
ExampleName # menampilkan ip protokol

Sekarang, ketika menampilkan ip protokol perintah, Anda akan melihat entri yang menggambarkan konfigurasi RIP.

Menyimpan konfigurasi router

Bila Anda telah mengkonfigurasi routing pada router, telah mengkonfigurasi antarmuka router dan Anda dapat rute lalu lintas. Harap membolehkannya bertukar dengan jaringan sekitarnya, maka perintah menunjukkan ip route dan show ip ARP. Ada yang masuk dalam tabel sudah tahu rute.

Jika router dan putar ulang, Anda harus memulai lagi konfigurasi. Konfigurasi dengan menjalankan, Anda tidak dapat menyimpan ke waktu penyimpanan abadi. Anda dapat melihat konfigurasi ini dengan perintah menunjukkan berjalan-config.

ExampleName # menunjukkan berjalan-config

Jika Anda ingin menyimpan berjalan dengan sukses, silahkan salin perintah berjalan-config startup-config.

# ExampleName menyalin berjalan-config startup-config

Konfigurasi Anda akan disimpan dalam non-volatile RAM (NVRAM). Perintah show startup-config.

ExampleName # menampilkan startup-config

Sekarang ketika Anda harus memberikan Anda untuk mengkonfigurasi router tersebut, kemudian menjalankan perintah copy-config startup-config.

# ExampleName menyalin berjalan-config startup-config

Contoh konfigurasi

1. Router> enable
2. Router # config
3. Router (config) # hostname N115-7206
4. N115-7206 (config) # interface serial 1 / 1
5. N115-7206 (config-if) ip address 192.168.155.2 255.255.255.0
6. N115-7206 (config-if) no shutdown
7. N115-7206 (config-if) ctrl-z
8. N115-7206 # show interface serial 1 / 1
9. N115-7206 # config
10. N115-7206 (config) # interface ethernet 2 / 3
11. N115-7206 (config-if) # ip address 192.168.150.90 255.255.255.0
12. N115-7206 (config-if) # no shutdown
13. N115-7206 (config-if) # ctrl-z
14. N115-7206 # menunjukkan antarmuka ethernet 2 / 3
15. N115-7206 # config
16. N115-7206 (config) # router rip
17. N115-7206 (config-router) # network 192.168.155.0
18. N115-7206 (config-router) # network 192.168.150.0
19. N115-7206 (config-router) # ctrl-z
20. N115-7206 # show ip protokol
21. N115-7206 # ping 192.168.150.1
22. N115-7206 # config
23. N115-7206 (config) # ip name-server 172.16.0.10
24. N115-7206 (config) # ctrl-z
25. N115-7206 # ping archie.au
26. N115-7206 # config
27. N115-7206 (config) # enable password rahasia
28. N115-7206 (config) # ctrl-z
29. N115-7206 # copy berjalan-config startup-config
30. N115-7206 # keluar

4. Mengatasi masalah router Cisco

Sesungguhnya dalam penggunaan akan hal ini. Seringkali, ini adalah kesalahan yang pengguna merasa bahwa mereka tidak dapat mencapai tujuan itu, atau semua tujuan. Anda harus mengetahui bagaimana cara untuk memeriksa router sedang mencoba untuk rute lalu lintas dan harus dapat memeriksa dan mendeteksi kesalahan poin.

Sampai Anda telah mendalam dengan menunjukkan perintah, baik perintah spesifik dan mempelajari menampilkan perintah yang tersedia. Beberapa perintah dasar dan paling berguna yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah adalah:

ExampleName menunjukkan antarmuka #
ExampleName # menampilkan ip protokol
# Ip ExampleName menunjukkan rute
ExampleName # menampilkan ip ARP

Periksa sambungan

Mungkin poin kesalahan yang tidak di konfigurasi router atau tidak terkait dengan router tí waktu. Jika Anda memeriksa konfigurasi router dan operasi serta segala sesuatu baik masalah dapat di akses.

J diagnosa yang sederhana dan berguna ping perintah. Ping merupakan implementasi IP Pesan Control Protocol (ICMP). Hal ini akan mengirim permintaan echo ICMP ke tujuan alamat IP. Jika menerima permintaan, ia kembali dengan paket ICMP echo respons. Sinyal digantikan oleh dialog sebagai berikut:

Halo, anda tidak ada?
Ya, saya di sini.

ExampleName # ping xx.xx.xx.xx

Jika ping berhasil, Anda akan mengetahui tujuan yang ingin Anda akses tidak ada dan dapat terhubung ke.

Jika lebih dari satu router antara router dan tujuan, Anda akan kesulitan dalam melakukan koneksi ke mereka, maka masalah dapat ditemukan pada router lainnya. Bahkan jika anda ping router itu kembali dan mungkin beberapa masalah lain, dengan rute yang mungkin beberapa kesalahan atau masalah lain dapat timbul.

Untuk melihat paket-paket mana yang kiri pada router ketika di jalan untuk tujuan itu, seberapa jauh jarak, Anda menggunakan perintah jejak.

ExampleName # jejak xx.xx.xx.xx

Mungkin berlangsung beberapa menit untuk gadget ini untuk bekerja, sehingga anda harus sabar menunggu. Akan menampilkan daftar semua langkah tari di perjalanan ke tempat tujuan.

Perintah debug

Ada beberapa perintah yang diberikan oleh debug ios. Pesanan tidak diperkenalkan di sini, Anda bisa lihat di website Cisco.

Sambungan hardware dan fisik

Juga bisa kesalahan dari koneksi hardware, atau fisik. Setiap nomor yang mereka dapat mengalami kesulitan, karena motherboard gagal untuk memutuskan kabel atau kesalahan sumber. Namun, dokumen ini tidak akan menjelaskan cara untuk mengatasi masalah masalah ini, kecuali sejumlah sederhana memperbaiki di bawah ini.

Periksa apakah Anda berada pada router atau tidak. Juga harus memastikan bahwa tidak ada kabel yang rusak atau cair. Juga perlu untuk memastikan bahwa kabel terpasang dengan benar port. Selain nasihat sederhana, Anda perlu memeriksa lebih banyak sumber daya untuk membantu orang lain.

Di luar kontrol

Jika kesalahan tidak pada titik baris, masalah dapat ditemukan pada perangkat. Maka anda dapat menghubungi administrator perangkat, biarkan mereka tahu tentang masalah anda memiliki dan meminta bantuan dari mereka.

Manajemen jaringan (Joshgentry)

Command pada Router Cisco

Posted in Cisco on Juli 13, 2009 by keycenk

Daftar Perintah – Command pada Router Cisco

Command pada router cisco devices terdiri dari Router Commands
CISCO ROUTER COMMANDS :

Usermode Commands

1. disconnect, hapus sesi telnet dan logout
2. enable, masuk ke privilegemode
3. ping <host/ip>
4. traceroute <host/ip>

Privilegemode Commands

1. clear arp-cache, hapus cache arp
2. configure terminal, masuk ke global configuration mode
3. copy running-config startup-config, simpan konfigurasi sekarang
4. copy startup-config running-config, load konfigurasi yang  tersimpan
5. debug ip packet, debug paket dari tcp/ip
6. disable, kembali ke privilegemode dari global configuration mode
7. disconnect <telnet id>
8. erase startup-config, hapus file konfigurasi dari router
9. logout, keluar dari privilegemode
10. ping <hostname/ip>
11. reload, load kembali startup-config
12. resume <telnet id>, konek kembali setelah diskonek
13. show access-list, memperlihatkan semua access-list dari semua
protokol pada  router
14. show banner, memperlihatkan banner
15. show cdp, memperlihatkan status CDP router
16. show cdp interface, memperlihatkan interface CDP
17. show cdp neighbor
18. show cdp traffic
19. show clock
20. show flash, memperlihatkan IOS image dan file yang tersimpan di flash
memory
21. show frame-relay lmi, memperlihatkan statistik detail LMI
22. show frame-relay map
23. show frame-relay pvc <nomer dlci>
24. show history, memperlihatkan semua perintah yang telah dieksekusi
25. show hosts, memperlihatkan static host yang disimpan
26. show interfaces, memperlihatkan interface yang dimiliki (semua)
secara detail
27. show interfaces ethernet 0
28. show interfaces serial 0
29. show interfaces loopback 0
30. show ip arp
31. show ip eigrp neighbors
32. show ip eigrp neighbors detail
33. show ip eigrp topology
34. show ip eigrp traffic, memperlihatkan traffic statistik dari  protokol eigrp
35. show ip interface
36. show ip interface brief, verify konfigurasi semua ip interface
37. show ip ospf database
38. show ip ospf interface
39. show ip ospf neighbor detail
40. show ip route, memperlihatkan konfigurasi routing
41. show protocols, memperlihatkan protokol routing yang telah dikonfigurasi dan sedang berjalan
42. show running-config, memperlihatkan konfigurasi global yang  sedang berjalan
43. show sessions, memperlihatkan sesi yang ada sekarang
44. show startup-config, memperlihatkan konfigurasi yang tersimpan  pada flash
45. show version, memperlihatkan informasi hardware dan firmware
46. telnet <host/ip>
47. traceroute <host/ip>
48. vlan database, mengakses vlan database atau masuk ke konfigurasi  VTP
49. write erase, untuk menghapus semua konfigurasi
50. write memor, untuk menyimpan konfigurasi
51. write terminal

Global configuration mode Commands

1. access-list <nomer> {permit|deny} <source ip address>
2. access-list <nomer> {permit|deny} <any>
3. access-list <nomer> {permit|deny} <ip address> <ip address>
4. access-list <nomer> {permit|deny} <hostname> <ip address>
5. banner motd <string bannernya>
6. cdp advertise-v2
7. cdp holdtime <detik>, mengubah nilai holdtime cdp
8. cdp run
9. cdp timer <detik>, mengubah nilai cdp timer
10. config-register <nilai>
11. dialer-list <nomer> protocol ip permit
12. enable password <passwordnya>, set password untuk masuk ke
mode privilege
13. enable secret <passwordnya>, set enkripsi untuk password yang  disimpan
14. end, kembali ke mode privilege
15. hostname <namahost>, set nama host
16. interface ethernet 0, masuk ke subconfiguration interface  ethernet 0
17. interface fastethernet 0, masuk ke subconfiguration interface  fastethernet 0
18. interface serial 0, masuk ke subconfiguration interface serial 0
19. interface vlan <nomer vlan>, masuk ke subconfiguration vlan
20. ip default-gateway <ip address>, set default gateway
21. ip default-network <ip network>
22. ip host <nama host> <ip address>, set static hostname lain
23. ip name-server <ip address>, set DNS router
24. ip route <prefix> <mask> {next-hop-ip-addr|interface-type}
25. ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 <ip gateway>, set defaut gateway /  static route
26. ip route <ip network> <mask> <ip gateway>, set static route
27. ip routing
28. ipx routing
29. isdn switch-type <tipe switch>
30. line aux
31. line console 0, masuk ke konfigurasi console nomer 0
32. line vty 0 4, masuk ke konfigurasi vty untuk 5 buah vty
33. no banner motd, menghapus banner
34. no ip routing, menghapus ip routing
35. no router igrp, menghapus konfigurasi route igrp
36. no router ospf, menghapus konfigurasi route ospf
37. no router rip, menghapus konfigurasi route rip
38. no vlan <nomer>, menghapus vlan nomer ke sekian
39. router eigrp <auth_sys>, masuk ke konfigurasi routing menggunakan  eigrp
40. router ospf <proses id>, masuk ke konfigurasi routing menggunakan  ospf
41. router rip, masuk ke konfigurasi routing menggunakan rip
42. snmp-server enable traps vtp
43. username <nama user> password <passwordnya>, set username dan
passwordnya

Interface subconfiguration mode Commands

1. bandwidth <kilobits>, set bandwidth yang akan dilalui interface
ini dalam kilobits
2. cdp enable
3. clock rate <bits per detik>, set clock rate dalam bits/s
4. compress stac <nomer> in

Line subconfiguration mode Commands

1. exec-timeout <menit> [detik], pilihan detik opsional
2. login synchronous
3. password <passwordnya>, set passwordnya

Subinterface subconfiguration mode Commands

1. description <string deskripsi>, set deskripsi dari subinterface

IP Routing Protocol subconfiguration mode Commands

1. network <ip network>, set ip network

Contoh :
Lab_A>enable
Lab_A#configure terminal atau config t
Lab_A(router)#interface fast eth0/0 atau int f0/0
Lab_A(router-config)#ip add 192.168.0.2 255.255.255.0  (misal)
Lab_A(router-config)#no shut  (mengaktifkan Network IP kayak service
network restart kalo di linux)

Lab_A(router-config)#end
Lab_A#show ip interface brief ( melihat configurasi IP yg telah diseting )

Control Paket UDP di Cisco

Posted in Cisco on Juli 7, 2009 by keycenk

Pada router cisco, buffer log tidak aktfi secara default. Oleh karena itu kita harus mengaktifkannya sebelum menampung trafik yang akan kita lihat.

1. Langkah awal mengaktifkan log buffer pada Router Cisco:

Router(config)# logging buffered 4096
Router(config)# exit

keterangan : Angka 4096 mempunyai satuan bytes, jadi tempat/memori yang
disediakan untuk menampung trafik log sebesar 4096 Bytes.

2. Membuat profile untuk mengcapture trafik dengan menggunakan Access Control
List (ACL) extended.
Router# config t
Router(config)# access-list 100 permit icmp any any log
Router(config)# access-list 100 permit tcp any any gt 0 log
Router(config)# access-list 100 permit udp any any gt 0 log
Router(config)# access-list 100 permit ip any any log

Keterangan: Pengertian permit berarti semua paket (icmp, tcp, udp, ip)
diijinkan lewat.

3. Selanjutnya terapkan Access-List yang sudah dibuat pada interface yang akan
kita mengcapture trafiknya.
Misal kita ingin mengcapture trafik yang masuk ke port Fast Ethernet 0 :
(dapat diterapkan di semua interface, seperti : E0,S0, S1.1, S2/0.1,
ATM0/0.1,dll) :

Router(config)# int fa0
Router(config-if)# ip access-group 100 in
Router(config-if)# exit

keterangan : mengcapture trafik yang masuk ke port Fast Ethernet 0 dengan
menerapkan acces list 100

4. Untuk hasil log dapat terlihat Tanggal dan Jam-nya, maka harus dikonfigurasi
sebagai berikut:

Router(config)# service timestamps log datetime localtime
Router(config)# exit
Router#clock set 10:00:00 19 June 2009

5. Setelah selesai, kita dapat melihat semua trafik yang masuk ke Fast Ethernet 0:

Router#show log
hasilnya seperti ini :

Router#show log
June 19 10:02:38: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 100 permitted tcp
172.16.0.182(1019) -> 192.168.0.82(515), 2 packets

June 19 10:02:44: %SEC-6-IPACCESSLOGDP: list 100 permitted icmp
192.168.0.2 -> 192.168.0.42 (3/13), 6 packets

June 19 10:02:44: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 100 permitted tcp
172.16.0.182(1019) -> 192.168.0.43(515), 1 packet

June 19 10:03:03: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 100 permitted tcp
172.16.0.155(1014) -> 192.168.0.67(515), 2 packets

June 19 10:03:05: %SEC-6-IPACCESSLOGP: list 100 permitted tcp
172.16.0.182(1005) -> 192.168.0.67(515), 2 packets

Demikian konsep sederhananya,semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi anda..

Configure a Quintum

Posted in Quintum on Juni 5, 2009 by keycenk

In this example I will configure a Quintum DX unit to terminate 1+ calls from IP to TDM. This assumes you have already set an IP address. If you need to do this click Quintum Setting an IP address
ISDN Signaling protocl: NI2
Termination Numbers: 1+
Set Factory Defaults

First thing you want to do is log into your Quintum unit and set factor defaults

<df2b0ff3> Login:admin
Password:

Quintum# config
config# setfactory

Are you sure that you want to set configuration to factory default (Yes/No)?Yes

System configuration is set to factory default.

config#

Quintum Reset

Then you want to reset the quintum.

Quintum# maint
maintain# mc
maintain-MasterChassis-1# reset

Are you sure that you want to reset the MasterChassis (Yes/No)?Yes

Resetting the MasterChassis

Change your password

Change your password

Quintum# maint
maintain# password
Type the old password:
Type the new password:
Type the new password again:
The password is changed
maintain# config

Set your dialplan

Here you want to remove anything that is going to modify your dialplan before it is sent to the hop off number directory for pattern matching

Quintum-EthernetInterface-SL1DV1EI1# dp
Quintum-DialPlan-1# config
config-DialPlan-1# print

DialPlan-1 :
MAXDNlength                  : 7                   max DN length
MINDNlength                  : 7                   min DN length
LongDistancePrefix           : 1                   default
CarrierPrefixPattern         : 101xxxx             x is 0 to 9
INTernationaLPrefix[1]       : 011
INTernationaLPrefix[2..8]    : (Not Set)
IntercomEnable               : 0                   No; default
InterDigitTimeout            : 4                   secs; default
DialPlanCountry              : 0                   Generic CCITT,defaul
ProgressToneCountry          : 0                   US
CountryCode                  : (Not Set)           digits 1 to 7
AreaCode                     : (Not Set)           Numeric String

config-DialPlan-1# set maxdn 11
config-DialPlan-1* set mindn 7
config-DialPlan-1* set ldp
config-DialPlan-1* set cpp
config-DialPlan-1* set intlp[1]
config-DialPlan-1* set dpc 255
config-DialPlan-1* print

DialPlan-1 :
MAXDNlength                  : 11                  max DN length
MINDNlength                  : 7                   min DN length
LongDistancePrefix           : (Not Set)           Numeric string
CarrierPrefixPattern         : (Not Set)           101xxxx;x is 0 to 9
INTernationaLPrefix[1..8]    : (Not Set)
IntercomEnable               : 0                   No; default
InterDigitTimeout            : 4                   secs; default
DialPlanCountry              : 255                 No dial plan
ProgressToneCountry          : 0                   US
CountryCode                  : (Not Set)           digits 1 to 7
AreaCode                     : (Not Set)           Numeric String

config-DialPlan-1* sub
config-DialPlan-1#

Set your hop off number

This number should match the incoming number you want to terminate it will then strip of the matched prefix and replace it with the replacement pattern. Wildcards are assumed. In this example we are going to be terminating 1+ calls. So we will set a pattern of 1 and a replacement of 1.

config-DialPlan-1# hnd
config-HopoffNumberDirectory-1# print

HopoffNumberDirectory-1 :
id                           : 1
name                         : (Not Set)           name
HopoffRoutingPriority        : 8                   priority
RegisterDN                   : 1                   registers DNs

HopoffNumber Table

index Pattern                  Replacement              NumType TON  NPI
—– ———————— ———————— ——- —- —-

config-HopoffNumberDirectory-1# add 1 r 1

HopoffNumber Table

index Pattern                  Replacement              NumType TON  NPI
—– ———————— ———————— ——- —- —-
1     1                        1                        0       0    0

config-HopoffNumberDirectory-1* sub
config-HopoffNumberDirectory-1#

Set your ISDN signaling protocol

Now we need to set our ISDN signaling protocol. In this case we are using NI2

config-HopoffNumberDirectory-1# isdnsg
config-ISDNSignalingGroup-1# set prot 3
config-ISDNSignalingGroup-1* print

ISDNSignalingGroup-1 :
id                           : 1
name                         : (Not Set)
ORientation                  : 0                   User; default
PROTocol                     : 3                   PRI_NI2
DCH                          : 0                   default
L2Estab                      : 1                   Always;default
IgnoreTonNPI                 : 0                   Observe TON and NPI
RelayProgress                : 1                   Yes;default
DefaultANI                   : (Not Set)           Calling party number
RejCallNoANI                 : 0                   No
T308                         : 4                   4 Secs, default
T310                         : 10                  numeric,default 30
OutBndBearerCap              : 1                   Speech; default
RElayANI                     : 1                   Relay ANI
EtsiDiscNoInBand             : 1                   Prog Msg separate fr
NSFFacilityCodeValue         : 0                   disabled,default
DisconnectOnSuspend          : 0                   suspend disconnect
UseChannelExtensionBit       : 1                   use chan ext bit
DefaultANITON                : 0                   unknown,default
DefaultANINPI                : 0                   unknown,default
DefaultANIScreenInd          : 0                   passthrough received
RelayCallingNAMe             : 0                   do not relay
DefaultANIPresentationInd    : 0                   relay ANI

config-ISDNSignalingGroup-1* sub
config-ISDNSignalingGroup-1#

Assign a Routing Group to your Channel Group

Now we have to assign a routing group to our channel group. The first isdn signaling group is assigned to every channel group by default.

config-MasterChassis-1# cg

There are more than one instances for ChannelGroup (cg):
ChannelGroup SL8DV1DI1
ChannelGroup SL8DV1DI2
ChannelGroup SL8DV1DI3
ChannelGroup SL8DV1DI4
ChannelGroup SL8DV1DI5
ChannelGroup SL8DV1DI6
ChannelGroup SL8DV1DI7
ChannelGroup SL8DV1DI8

Please specify one.

config-MasterChassis-1# cg sl8dv1di1
config-ChannelGroup-SL8DV1DI1# print

ChannelGroup-SL8DV1DI1 :
SignalingGroupAttached       : ISDNSignalingGroup-1
RoutingGroupAttached         : (unspecified)

Channel Table:

SL   DV   DI   CH
—- —- —- —–
8    1    1    1..24

config-ChannelGroup-SL8DV1DI1# set rga tcrg-1
config-ChannelGroup-SL8DV1DI1* sub
config-ChannelGroup-SL8DV1DI1#

Set the Quintum clock source

Now we set the source we are going to take clocking from.

config-SYSLogServer-1# mc
config-MasterChassis-1# set pcs   1
config-MasterChassis-1* print

MasterChassis-1 :
PrimaryClockSource           : 1                   Line,default
PrimaryClockLineID           : SL8DV1DI1           PrimaryClockLineID
SecondaryClockSource         : 0                   Internal; default
SNMPSysLocation              : (Not Set)           location info for SN
SNMPSysContact               : (Not Set)           contact info for SNM
SNMPSysDescription           : (Not Set)           SNMP Description
SNMPSysName                  : (Not Set)           System name for SNMP
SNMPTrapIP1                  : (Not Set)           SNMP Trap IP addr 1
SNMPTrapIP2                  : (Not Set)           SNMP Trap IP addr 2
SNMPTrapIP3                  : (Not Set)           SNMP Trap IP addr 3
SNMPPublicCommunity          : (Not Set)           id information
SNMPTrapCommunity            : trap community      id information

IVRFileServer-1
RemoteTenorManagerInfo-1
SYSLogServer-1
CDRServer-1
CDRServer-2
CDRServer-3
CDRServer-4
ChannelGroup-SL8DV1DI1
ChannelGroup-SL8DV1DI2
ChannelGroup-SL8DV1DI3
ChannelGroup-SL8DV1DI4
ChannelGroup-SL8DV1DI5
ChannelGroup-SL8DV1DI6
ChannelGroup-SL8DV1DI7
ChannelGroup-SL8DV1DI8
SLot-SL1
SLot-SL2
SLot-SL3
SLot-SL4
SLot-SL5
SLot-SL6
SLot-SL7
SLot-SL8
NMSServer-1
DNSHosts-1
DNSServer-1
RadiusInfo-UserServer
RadiusInfo-EndpointServer
RadiusInfo-RoutingServer
SS7Gateway-1

config-MasterChassis-1# sub
config-MasterChassis-1

Allow calls from any SIP source

If you want to allow calls from any sip source and not just the proxy you are registered to you need to set this parameter.

Quintum#
Quintum# sips
Quintum-SIPSignalingGroup-1# config
config-SIPSignalingGroup-1#set aopc 0
config-SIPSignalingGroup-1* print

SIPSignalingGroup-1 :
SIPInfoFormat                : 0                   Nortel,default
ProxyFailoverBehavior        : 1                   fail over
PrimarySIPServerPort         : 5060                portnumber,def 5060
PrimarySIPServer             : (Not Set)           IP address
SecondarySIPServerPort       : 5060                port number,def 5060
SecondarySIPServer           : (Not Set)           IP address
OutboundPrimaryServerPort    : 5060                port number,def 5060
OutboundPrimaryServer        : (Not Set)           IP address
OutboundSecondaryServerPort  : 5060                port number,def 5060
OutboundSecondaryServer      : (Not Set)           IP address
RegisterExpiryTime           : 300                 never register
AllowOnlyProxyCalls          : 0                   from proxy,default
SDPin180Ringing              : 1                   send SDP
SIPServerInFromHdr           : 1                   use SIP Server IP
SDPin183Progress             : 1                   yes,default
IncludeQuintumHeader         : 1                   enable,default
UserNameInContact            : 1                   contact info sent
RequestReTransmitCount       : 11                  default 11
UserNameAsURI                : 0                   disable,default
MaxForwards                  : 70                  default 70
PRACKMethod                  : 1                   supported
Send180Ringing               : 1                   enabled
Send183Progress              : 1                   enabled
SipPstnInterworking          : 0                   disabled
SIPNoConnectTimeout          : 180                 seconds,def 180
SessionTimer                 : 0                   disabled
UserAgentHeader              : Quintum/1.0.0       0-31 char,def Quintu
MWIServer                    : (Not Set)           IP address
MWIServerPort                : 5060                Numeric,default 5060
MWISubscribeDuration         : 60                  minutes,def 60
MWIFailureRetryDelay         : 30                  minutes,def 30
SendRemotePartyID            : 0                   disabled
UseFromContact               : 0
SIPTelephoneEvents           : 1                   Append “/1″ to SDP a
SIPUseDNinRegister           : 0                   Use PrimaryUser in R

UserAgent Table (90-character wide)

index UA  ListenPort PrimaryUser      PrimaryPassWord  SecondaryUser    SecondaryPassWord MWIUserName      MWIPassword
—– — ———- —————- —————- —————- —————– —————- —————-
1     101 5060       (Not Set)        (Not Set)        (Not Set)        (Not Set)         (Not Set)        (Not Set)
Contacts[1]: (Not Set)
Contacts[2]: (Not Set)

config-SIPSignalingGroup-1* sub
config-SIPSignalingGroup-1#

Using OSPF to create full duplex behaviour for wireless links

Posted in mikrotik on Mei 28, 2009 by keycenk

One reality that all WISPs face is that all radio communications are half-duplex.  When one end of a link is “speaking”, the other end must be “listening”.  For many applications, this is sufficient for our purpose.  When a link becomes busy, however, some types of communications are negatively impacted by the delays caused by this behaviour.  Mikrotik RouterOS offers some options to help you alleviate this congestion without breaking the bank. In this article, I will discuss the details for how to configure Mikrotik RouterOS and OSPF to provide a simulated full-duplex link with the added benefit of failover to half-duplex in the event of a single link failure.

This idea is taken from an article I wrote on my main website back in November of 2006.

Some of the advantages with this method include:

1. It is full duplex (simulated)
2. It will offer automatic failover in the event of a link failure (only one link – and losing this link will lose the full duplex “feel” of the link)
3. It is VERY scalable

Use the following diagram as a reference:

The first scenario will be exactly as pictured. The four bridge radios can be ANY type of bridge device. They could be Mikrotik RB600 or RB411 with a single radio and configured as WDS bridged links or they could be 2 sets of Trango Tlink10s. For the purpose of this discussion, the bridges must be there, but what the specific equipment will only determine just how much bandwidth you will or will not have.  It is VERY IMPORTANT that the bridges pictured are true layer 2 bridges.

The basic idea is to create the links, then using OSPF path cost, cause the traffic from one side of the link to use link A and the traffic going the other way to use link B. If either link fails, the traffic will automatically failover and use the working link. I won’t discuss the configuration of the bridge devices, but they must be true bridges. (MT with WDS will work just fine).

Once you have the links in place, you will plug Link A into Router A on ether1, Link B into Router A on ether2 and the LAN side of Router A will be on ether3. The other side (Router B) will be done the same way. To understand how to set up OSPF, refer to Mikrotik’s documentation. You will add the following configurations to the indicated router:

Both routers:

/routing ospf network
add network=10.10.0.0/24 area=backbone
add network=10.10.1.0/24 area=backbone

Router A:

/routing ospf interface add interface=ether1 cost=100

Router B:

/routing ospf interface add interface=ether2 cost=100

This config will cause traffic from Router A lan side to use Link B (lower cost on ether2). Traffic from Router B will use Link A (lower cost on ether1). If either link fails, OSPF will automatically begin to use the working link.

If you wish, you can configure the same network using an RB600 (or other routerboard) with 2 wireless cards for Router A. The config is basically the same, except that what is shown as Bridge A and Bridge B would become wlan1 and wlan2. The configuration above would be changed appropriately (wlan1 = ether1).

An alternative method to accomplish a full duplex wireless link with Mikrotik is to use NStreme-dual. In the coming days, I’ll write the tutorial for building an NStreme-dual link.

Mikrotik v3.20 crack

Posted in mikrotik on Mei 26, 2009 by keycenk

credit to uploader & temen2 forum mikrotik,
tested by keycenk.

gw coba di PC Router
pake lisensi yang lv6 dan lv4

Alat dan Bahan:
Sampoerna Mild –> jelas :lol:
Kopi Tubruk –> pasti

1. donwload filenya http://dl.getdropbox.com/u/324971/mikrotik/softwareidcrack-v1.1.rar
2. install mikrotik seperti biasa, install ROS ver 2.9.51
3. ekstrak file hasil downloadnya, didalamnya ada gambar+petunjuknya
4. copy file softwareID crack.v1.1.npk ke mikrotik ROS (via Winbox/FTP/WinSCP)
5. reboot mikrotik supaya “softwareID crack” terinstall secara otomatis
6. setelah reboot, buka terminal mikrotik
7. ketik “mikrotik” (tanpa tanda kutip)
8. ketik “generate” (tanpa tanda kutip) dan tunggu 10-30 menit
9. biasanya Software ID muncul pertama kali lv.6 dalam 10 menit pertama.
cocokkan hasil software id dengan daftar yang ada dibawah.

10.klo berhasil tar ada tulisan Software IDnya berubah
11.jika ada yang lv.6 langsung reboot mikrotiknya, kalo diterusin nanti akan ganti generate lv.5 secara otomatis.
12.setelah reboot masuk mikrotik lewat winbox, masukkan key sesuai dengan software id yang di dapet dari generate tadi.
di menu winbox buka System > License, lalu paste key yang ada dalam daftar dibawah.

13. upgrade ke versi 3xx ( gw upgrade ke 3.20)
tutorial upgrade:
download package disini http://www.delta.net.id/software/mikrotik/
kalo gw pakai yg ini http://www.delta.net.id/software/mikrotik/routeros-x86-3.20.npk
copy file tersebut ke mikrotik (via Winbox/FTP/WinSCP)
reboot mikrotik.

14. Berhasil (jangan upgrade ver 3.20 keatas, karna key’nya udah di ban ama mikrotik)

15. klo poin 7 ga berhasil ganti commandnya
mikrotik [enter, lalu] hdb
mikrotik [enter, lalu] hdc
mikrotik [enter, lalu] hdd
mikrotik [enter, lalu] sda
mikrotik [enter, lalu] sdb
mikrotik [enter, lalu] sdc

klo masih gagal coba pindahin Harddisknya dari master ke slave /
primary ke secondary

16. kalo pengan langsung dapet lv.6 pakai command ini:
mikrotik L6hda
atau tekan TAB setelah eksekusi command >mikrotik
disitu akan tampil aneka command generate.

link file:
all package mikrotik: http://www.delta.net.id/software/mikrotik/
mikrotik v2.9.51 iso: http://www.mikrotik.com/download/mikrotik-2.9.51.iso
update package ver 3.20: http://www.delta.net.id/software/mikrotik/routeros-x86-3.20.npk
Software ID Crack: http://dl.getdropbox.com/u/324971/mikrotik/softwareidcrack-v1.1.rar

________________________________________________________

berikut daftar hasil key berdasarkan generate key:

Level 6 Keys

798Y-K0N
—–BEGIN MIKROTIK SOFTWARE KEY————
rVV1e2RYxT/OM9SZe9OK/0ij55RlWZIYLLmF2DCnMYlo
RbZUCWy+9YIVHRJuVgb9asNXHTAQ/IcHYiQrpBXvvA==
—–END MIKROTIK SOFTWARE KEY————–

AK73-PET
—–BEGIN MIKROTIK SOFTWARE KEY————
x+QmBpjxS9quN4UyI2tP2AdybCYZdYWDpKhnkmVWmBZf
31hfbRA2X7ncrHoUI3yAjl6H6ZLwSJKiHXSf6bJAiD==
—–END MIKROTIK SOFTWARE KEY————–

NNFT-86N
—–BEGIN MIKROTIK SOFTWARE KEY————
QcmFFDMuzh87/l2ngPSvD513huBKwgOLXu5tL8yhqPEl
Jns9gKAjxuZ6/Uy9YVFW09riSb1jrvZ7g0uSTVQkhC==
—–END MIKROTIK SOFTWARE KEY————–

Level 5 Keys

FAVD-NFT

—–BEGIN MIKROTIK SOFTWARE KEY————
ZkjCGcuTi8FWBkMTzD9ZAG9QOnjtEPjKTUckhnhEaZ54
oefDJdAvXP26qVQyTHaxFhB40iNMOI18ThwEuVkO1D==
—–END MIKROTIK SOFTWARE KEY————–

LF15-2JT

—–BEGIN MIKROTIK SOFTWARE KEY————
EquSZBusmZSjWg4+6PY7hxPn6HerKbQPDqhO0HY7dZm9
YMwecIIvf1ezBnQS3LBCG0ZLlnO/sloSUqlInguwPC==
—–END MIKROTIK SOFTWARE KEY————–

UNXC-ELT

—–BEGIN MIKROTIK SOFTWARE KEY————
lZDo1eSf3egdI/T2hY8fY8OygIZ+UJucjVfOS2+CY+RT
McnWOukAdhiQj5HlNLr7+jUlVoEqlqvgACA5X2qbLD==
—–END MIKROTIK SOFTWARE KEY————–

VY3P-XNN

—–BEGIN MIKROTIK SOFTWARE KEY————
kIv65f9YRZE4Q22rtFScDxPT6pji+AT+BYlatE3WAqui
k1jbsrE7vxcoXQc3WjSzz6gQ9NHIPRzRxg2X6dtQ4A==
—–END MIKROTIK SOFTWARE KEY————–

VPN From Mikrotik

Posted in mikrotik on April 23, 2009 by keycenk

/ interface ethernet
set ether1 name=”ether1″

/ interface bridge
add name=”lan” arp=proxy-arp

/ interface bridge port
add interface=ether1 bridge=lan

/ ip address
add address=192.168.0.1/24 interface=lan

/ ip dns
allow-remote-requests=yes

/ ip firewall service-port
set gre disabled=no
set pptp disabled=no

/ ip pool
add name=”pptp” ranges=192.168.0.200-192.168.0.229

/ ppp profile
add name=”pptp-in” local-address=192.168.0.1 remote-address=pptp use-encryption=required only-one=yes change-tcp-mss=yes dns-server=192.168.0.1

/ interface pptp-server server
set enabled=yes max-mtu=1460 max-mru=1460 authentication=chap,mschap1,mschap2 default-profile=pptp-in

/ ppp secret
add name=”user-1″ service=pptp password=”******” profile=pptp-in
add name=”user-2″ service=pptp password=”******” profile=pptp-in

Queue with Bridge ( Mikrotik Bridge sebagai Bandwidth Manager)

Posted in mikrotik on April 17, 2009 by keycenk

Posted by vade under Mikrotik

akhirnya…..setelah nanya2 di forum tentang mikrotik sebagai bridge dan bandwitdh limiter mentok, cari2 artikel ternyata om valens dah punya artikelnya, jadi malu…. Well biarlah, yang penting dah dapet. Bagi mikrotikers silahkan dicoba konfigurasi seperti berikut :

[admin@Mie] > interface print Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running # NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU 0 R LAN ether 0 0 1500 1 R WAN ether 0 0 1500 2 R bridge1 bridge 0 0 1500

[admin@Mie] > interface bridge port print Flags: X – disabled, I – inactive, D – dynamic

# INTERFACE BRIDGE PRIORITY PATH-COST 0 LAN bridge1 128 10 1 WAN bridge1 128 10

[admin@Mie] > ip firewall mangle print Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic 0 chain=prerouting in-interface=LAN src-address=117.104.222.20 action=mark-packet new-packet-mark=data-up passthrough=no 1 chain=postrouting out-interface=LAN dst-address=117.104.222.20 action=mark-packet new-packet-mark=data-down passthrough=no [admin@Mie] > queue tree print Flags: X – disabled, I – invalid 0 name=”queue-up” parent=WAN packet-mark=data-up limit-at=0 queue=default priority=8 max-limit=128000 burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s 1 name=”queue-down” parent=LAN packet-mark=data-down limit-at=0 queue=default priority=8 max-limit=256000 burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

How to Upgrade from ROMmon Using the Boot Image

Posted in Cisco on Maret 19, 2009 by keycenk

Jika router berisi boot berlaku gambar, dapat digunakan untuk men-download yang valid Cisco ios Software gambar ke dalam Flash menggunakan TFTP.

Untuk melakukan ini, melakukan langkah-langkah ini:

1. Mengubah konfigurasi register ke boot boot gambar dengan menetapkan konfigurasi mendaftar sebagai berikut (tergantung pada prompt anda ada): rommon 1 > confreg 0×2101 rommon 1> confreg 0×2101 or atau > o/r 0×2101 > O / r 0×2101 .

Anda harus mengatur ulang atau siklus kekuatan untuk konfigurasi baru tersebut akan diterapkan.  ! — Ini adalah output router ketika perintah konfigurasi mendaftar dimasukkan.  Konfigurasi mendaftar telah diubah ke boot boot gambar.

2.   boot ulang gambar oleh router: rommon 2 > reset  atau > i > I The System Bootstrap message appears and the router boots its boot image. Sistem yang muncul dan bootstrap router boot boot image-nya. On the screen, you should see something like this: Pada layar, Anda akan melihat sesuatu seperti ini: System Bootstrap, Version 11.1(10)AA, EARLY DEPLOYMENT RELEASE SOFTWARE (fc1) Sistem bootstrap, Versi 11,1 (10) AA, awal deployment RELEASE SOFTWARE (fc1) Copyright (c) 1997 by cisco Systems, Inc. Copyright (c) 1997 by cisco Systems, Inc C1600 processor with 18432 Kbytes of main memory C1600 dengan prosesor 18432 Kbytes dari memori utama program load complete, entry point: 0×4018060, size: 0x1e1568 Program beban selesai, entry point: 0×4018060, size: 0x1e1568 Restricted Rights Legend Hak dibatasi Legend . . . . !— Output omitted. ! — Output diabaikan. . . . . Router(boot)> Router (boot)> You should now have a prompt similar to Router(boot)> . Sekarang anda seharusnya sudah memiliki prompt seperti Router (boot)>. 3. If you are still in ROMmon, that means your boot image is either missing or corrupted. Jika anda masih dalam ROMmon, itu berarti Anda boot gambar baik hilang atau rusak. If your router has no valid image in Flash or Bootflash, and no other ROMmon upgrade procedure, the only way to recover is to have a similar router with a compatible Flash card, download the image on that router, and then move the Flash card to the one that is stuck. Jika Anda tidak memiliki router berlaku gambar di Flash atau Bootflash, dan tidak ada prosedur lainnya ROMmon upgrade, satu-satunya cara untuk sembuh adalah untuk memiliki sebuah router mirip dengan kartu Flash, download gambar pada router, kemudian pindahkan ke kartu Flash adalah salah satu yang terjebak. 4. Check the PCMCIA Filesystem Compatibility Matrix and Filesystem Information for Flash card compatibility information. Memeriksa PCMCIA Filesystem Compatibility Matrix dan Filesystem Informasi untuk Flash kompatibilitas kartu informasi. 5. Connect the Ethernet interface 0 of your router to the network, through which you can reach the TFTP server. Hubungkan interface Ethernet 0 dari router anda ke jaringan, melalui yang dapat mencapai server TFTP. Configure the IP address on the Ethernet interface of the router. Mengkonfigurasi alamat IP pada interface Ethernet dari router. Router(boot)> enable Router (boot)> mengaktifkan Router(boot)# configure terminal Router (boot) # configure terminal Router(boot)(config)# interface ethernet 0 Router (boot) (config) # interface ethernet 0 Router(boot)(config-if)# ip address 10.77.241.160 255.255.255.0 Router (boot) (config-if) # ip address 10.77.241.160 255.255.255.0 Router(boot)(config-if)# no shutdown Router (boot) (config-if) # no shutdown 6. Routers that run boot images do not have routing capabilities. Therefore, a default gateway for this router must be configured. Routers menjalankan boot gambar yang tidak memiliki kemampuan routing. Oleh karena itu, default gateway untuk router ini harus dikonfigurasi. Issue the ip default-gateway global configuration command to set the appropriate default gateway for this router. Mengeluarkan ip default-gateway global perintah untuk mengatur konfigurasi yang sesuai standar gateway untuk router ini. This should point to the IP address of the router attached to the same subnet as your Ethernet 0 interface. Ini harus menunjuk ke alamat IP dari router yang terpasang pada subnet yang sama sebagai antarmuka Ethernet 0. Router(boot)(config)# ip default-gateway 10.77.241.129 Router (boot) (config) # ip default-gateway 10.77.241.129 7. Before you copy the Cisco IOS image from the TFTP server, make sure that the router has connectivity to the TFTP server. Sebelum Anda salin Cisco ios gambar dari TFTP server, pastikan router yang memiliki koneksi ke server TFTP. Router(boot)# ping 10.77.233.94 Router (boot) # ping 10.77.233.94 Type escape sequence to abort. Jenis urutan escape ke batalkan. Sending 5, 100-byte ICMP Echoes to 10.77.233.94, timeout is 2 seconds: Mengirim 5, 100-byte ICMP Echoes to 10.77.233.94, timeout is 2 detik: .!!!! .!!!! Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 4/4/4 ms Menilai keberhasilan adalah 100 persen (5 / 5), round-trip min / avg / max = 4/4/4 ms Router(boot)# Router (boot) # 8. Copy the Cisco IOS image from the TFTP server to the Flash memory on the router. Cisco ios menyalin gambar dari TFTP server untuk Flash memori pada router. Router(boot)# copy tftp flash Router (boot) # copy flash TFTP PCMCIA flash directory: PCMCIA flash directory: No files in PCMCIA flash Tidak ada file dalam flash PCMCIA [0 bytes used, 16777216 available, 16777216 total] [0 bytes used, 16777216 available, 16777216 total] Address or name of remote host [255.255.255.255]? Alamat atau nama server [255.255.255.255]? 10.77.233.94 10.77.233.94 !— Enter the IP address of the TFTP Server. ! — Masukkan alamat IP dari server TFTP. Source file name? c1600-yl.122-10d.bin Sumber nama file? C1600-yl.122-10d.bin !— This is the filename of the Cisco IOS image that you want to copy from ! — Ini adalah filename dari Cisco ios gambar yang ingin Anda salin dari !— the TFTP server. ! — Yang TFTP server. Destination file name [c1600-yl.122-10d.bin]? Tujuan nama file [c1600-yl.122-10d.bin]? !— Press ‘Enter’. ! — Tekan ‘Enter’. Accessing file ‘c1600-yl.122-10d.bin’ on 10.77.233.94… Mengakses file ‘c1600-yl.122-10d.bin’ on 10.77.233.94 … Loading c1600-yl.122-10d.bin from 10.77.233.94 (via Ethernet0): Loading c1600-yl.122-10d.bin dari 10.77.233.94 (via Ethernet0): ! ! [OK] Device needs erasure before copying new file [OK] Device kebutuhan pengikisan sebelum penyalinan file baru Erase flash device before writing? Menghapus perangkat flash sebelum menulis? [confirm]y [konfirmasi] y !— Press ‘y’ or ‘Enter’. ! — Tekan ‘y’ atau ‘Enter’. !— On Class B Flash file systems, the router gives you the option of erasing ! — Pada Class B Flash file systems, router memberikan anda pilihan untuk Menghapus !— the existing contents of Flash memory before writing to it. ! — Yang ada isi Flash memori sebelum menulis ke. If no free Flash Jika tidak ada Flash gratis !— memory is available, or if no files have ever been written to Flash memory, ! — Memori yang tersedia, atau jika tidak ada file yang pernah ditulis ke memori Flash, !— the erase routine is required before new files can be copied. ! — Menghapus rutin yang diperlukan sebelum file baru dapat disalin. If there is Jika ada !— enough free Flash memory, the router gives you the option of erasing the ! — Cukup memori bebas Flash, router akan memberikan pilihan yang Menghapus !— existing Flash memory before writing to it. ! — Ada Flash memori sebelum menulis ke. The system will inform you Sistem akan memberitahu anda !— of these conditions and prompt you for a response. ! — Kondisi ini dan meminta Anda untuk respon. !— If you enter ‘n’ after the “Erase flash before writing?” ! — Jika Anda memasukkan ‘n’ setelah “Hapus flash sebelum menulis?” prompt, the copy prompt, copy !— process continues. ! — Proses terus. If you enter ‘y’ and confirm the erasure, the erase Jika Anda memasukkan ‘y’ dan mengkonfirmasi penghapusan, yang menghapus !— routine begins. ! — Rutin dimulai. Make sure to have ample Flash memory space before entering “n” Pastikan Anda memiliki cukup ruang memori Flash sebelum masuk “n” !— at the erasure prompt. ! — Di pengikisan prompt. Copy ‘c1600-yl.122-10d.bin’ from server as ‘c1600-yl.122-10d.bin’ into Flash Copy ‘c1600-yl.122-10d.bin’ dari server sebagai ‘c1600-yl.122-10d.bin’ ke Flash WITH erase? DENGAN menghapus? [yes/no] yes [yes / no] yes !— Entering ‘yes’ erases all the files in Flash. ! — Memasuki ‘ya’ erases semua file dalam Flash. Erasing device… Menghapus perangkat … eeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee eeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee eeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee …erased eeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee terhapus … Loading c1600-yl.122-10d.bin from 10.77.233.94 (via Ethernet0): !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Loading c1600-yl.122-10d.bin dari 10.77.233.94 (via Ethernet0): !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!! [OK - 7220632/16777216 bytes]Verifying checksum… [OK - 7220632/16777216 bytes] Memverifikasi checksum … OK (0×6526) OK (0×6526) Flash device copy took 00:05:57 [hh:mm:ss] Flash salinan perangkat mengambil 00:05:57 [hh: mm: dd] Router(boot)# Router (boot) # 9. Change the configuration register value back to 2102 for the router to boot with the newly downloaded Cisco IOS image during the next reload. Mengubah konfigurasi nilai mendaftar kembali ke 2102 untuk router boot dengan yang baru download Cisco ios gambar berikutnya selama ulang. Router(boot)# configure terminal Router (boot) # configure terminal Router(boot)(config)# config-register 0×2102 Router (boot) (config) # config-register 0×2102 Router(boot)(config)# exit Router (boot) (config) # exit Router(boot)# Router (boot) # 10. Reload the router by issuing the reload command. Reload router oleh penerbitan yang kembali perintah. Router(boot)# reload Router (boot) # reload System configuration has been modified. Sistem konfigurasi telah diubah. Save? Simpan? [yes/no]: no [yes / no]: no Building configuration… Bangunan konfigurasi … [OK] [OK] Proceed with reload? Melanjutkan kembali? [confirm] [konfirmasi] !— Press ‘Enter’. ! — Tekan ‘Enter’. %SYS-5-RELOAD: Reload requested % SYS-5-Reload: Reload diminta System Bootstrap, Version 11.1(10)AA, EARLY DEPLOYMENT RELEASE SOFTWARE (fc1) Sistem bootstrap, Versi 11,1 (10) AA, awal deployment RELEASE SOFTWARE (fc1) Copyright (c) 1997 by cisco Systems, Inc. Copyright (c) 1997 by cisco Systems, Inc C1600 processor with 18432 Kbytes of main memory C1600 dengan prosesor 18432 Kbytes dari memori utama program load complete, entry point: 0×4018060, size: 0x1e1568 Program beban selesai, entry point: 0×4018060, size: 0x1e1568 . . . . !— Output omitted. ! — Output diabaikan. . . . . Router> Router> 11. To verify if the correct image has been loaded into the router, check the Cisco IOS image version in the router by issuing the show version command. Untuk memastikan apakah benar gambar telah dimuat ke dalam router, periksa Cisco ios versi gambar di router oleh penerbitan yang menampilkan versi perintah. Router> show version Router> menampilkan versi Cisco Internetwork Operating System Software Cisco Internetwork Operating System Software IOS ™ 1600 Software (C1600-YL), Version 12.2(10d), RELEASE SOFTWARE (fc1) Ios ™ 1600 Software (C1600-YL), Versi 12,2 (10d), RELEASE SOFTWARE (fc1) Copyright (c) 1986-2003 by cisco Systems, Inc. Copyright (c) 1986-2003 by cisco Systems, Inc Compiled Wed 14-May-03 01:04 by pwade Dikompilasi Rabu 14-Mei-03 01:04 oleh pwade Image text-base: 0x0803A510, data-base: 0×02005000 Gambar teks-base: 0x0803A510, data-base: 0×02005000 ROM: System Bootstrap, Version 11.1(10)AA, EARLY DEPLOYMENT RELEASE SOFTWARE (fc1) ROM: Sistem bootstrap, Versi 11,1 (10) AA, awal deployment RELEASE SOFTWARE (fc1) ROM: 1600 Software (C1600-BOOT-R), Version 11.1(10)AA, EARLY DEPLOYMENT RELEASE ROM: 1600 Software (C1600-BOOT-R), 11,1 Version (10) AA, awal deployment RELEASE SOFTWARE (fc1) PERANGKAT LUNAK (fc1) 1603 uptime is 19 hours, 26 minutes Uptime 1603 adalah 19 jam, 26 menit System returned to ROM by reload Sistem kembali ke ROM oleh reload System image file is “flash:c1600-yl.122-10d.bin” Sistem file gambar adalah “flash: c1600-yl.122-10d.bin” cisco 1603 (68360) processor (revision C) with 13824K/4608K bytes of memory. cisco 1603 (68360) processor (revision C) dengan 13824K/4608K byte dari memori. Processor board ID 10240382, with hardware revision 00000000 Processor board ID 10240382, with hardware revision 00000000 Bridging software. Bridging software. X.25 software, Version 3.0.0. X.25 software, Version 3.0.0. Basic Rate ISDN software, Version 1.1. Basic Rate ISDN software, Version 1.1. 1 Ethernet/IEEE 802.3 interface(s) 1 Ethernet / IEEE 802,3 interface (s) 1 ISDN Basic Rate interface(s) 1 ISDN Basic Rate Interface (s) System/IO memory with parity disabled Sistem / IO memori dengan paritas dinonaktifkan 2048K bytes of DRAM onboard 16384K bytes of DRAM on SIMM 2048K bytes of DRAM onboard 16384K bytes of DRAM pada SIMM System running from FLASH Menjalankan sistem dari FLASH 7K bytes of non-volatile configuration memory. 7K bytes of non-volatile konfigurasi memori. 16384K bytes of processor board PCMCIA flash (Read ONLY) 16384K bytes of processor board PCMCIA flash (Read ONLY) Configuration register is 0×2102 Konfigurasi yang mendaftar 0×2102 Router> Router> You are now running the new Cisco IOS image that has been loaded from a TFTP server. Anda sekarang berjalan baru Cisco ios image yang telah diambil dari server TFTP.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.